16 Dalam penurunan tekanan uap ) semakin tinggi temperatur maka . a. Semakin besar tekanan uap zat cair. b. Sama dengan tekanan uap zat cair. c. Semakin rendah tekana uap zat cair. d. Tekanan uap tidak berpengaruh. e. Tidak ada tekanan uapnya. Jawaban : A. Pembahasan : Suatu zat cair pada setiap temperatur membunyai tekanan uap yang berbeda. menyebabkanpeluang 3 kali lebih besar terkena serangan jantung dan 7 kali lebih 1 besar terkena stroke (Rahajeng dan peraturan menteri kesehatan nomor Tuminah, 2009). rata-rata penurunan tekanan darah di minggu pertama penurunan terjadi sangat Waktu Yang Paling Berpengaruh signifikan ditandai dengan penurunan rata- Terhadap Penurunan Dilansirdari Encyclopedia Britannica, perhatikan gambar berikut! tekanan yang paling besar terjadi pada titik a. Kami sarankan juga untuk membaca artikel yang bermanfaat lainya seperti Sebuah Benda didalam zat cair akan mengapung jika? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Vay Tiền Nhanh. Tekanan hidrostatis ph adalah tekanan dalam zat cair diam yang disebabkan oleh zat cair itu sendiri karena pengaruh kedalaman. Apa kabar adik-adik? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang tekanan hidrostatis. Materi tekanan hidrostatis sendiri merupakan subbab pembahasan dari materi tekanan yang sering dipelajari oleh siswa SMP kelas 8 dan SMA kelas 11. Sebelumnya, kita telah menuntaskan pembahasan seputar tekanan secara umum. Di dalamnya telah kita singgung sedikit tentang tekanan hidrostatis, kalian bisa membacanya di sini Tekanan. Jadi, materi ini bisa disebut sebagai pengembangan dari materi sebelumnya. Sengaja kakak bahas lebih lanjut karena luasnya pembahasan tentang tekanan hidrostatis. Baiklah, kita mulai saja materinya... Daftar Isi 1Pengertian Tekanan Hidrostatis 2Sifat Tekanan Hidrostatis 3Hukum Tekanan Hidrostatis 4Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Hidrostatis Jenis Zat Cair Zat Cair Gravitasi 5Faktor yang Tidak Mempengaruhi Tekanan Hidrostatis 6Simbol dan Satuan Tekanan Hidrostatis 7Rumus Tekanan Hidrostatis 8Cara Menghitung Tekanan Hidrostatis 9Contoh Tekanan Hidrostatis 10Contoh Soal Tekanan Hidrostatis 11Kesimpulan Pengertian Tekanan Hidrostatis Apa yang dimaksud dengan tekanan hidrostatis? Dalam ilmu fisika, tekanan hidrostatis adalah tekanan dalam zat cair diam yang disebabkan oleh zat cair itu sendiri karena pengaruh kedalaman. Sedangkan, ilmu yang mempelajari tentang zat cair dalam keadaan diam disebut hidrostatika statika fluida. Tekanan yang dialami oleh suatu titik di dalam zat cair diakibatkan oleh gaya berat zat cair yang berada di atas titik tersebut. Gaya berat zat cair bekerja pada bidang dasar karena adanya pengaruh gaya gravitasi sehingga menimbulkan tekanan. Semakin banyak air yang berada di atas bidang dasar, semakin besar tekanan di bidang dasar. Tekanan akibat pengaruh gaya gravitasi bumi inilah yang disebut tekanan hidrostatis. Sifat Tekanan Hidrostatis Sifat-sifat tekanan hidrostatis adalah sebagai berikut Tekanan hidrostatis makin ke bawah dari permukaan zat cair akan semakin besar. Pada kedalaman yang sama, tekanan hidrostatis besarnya sama. Tekanan hidrostatis menekan ke segala arah. Hukum Tekanan Hidrostatis Tekanan hidrostatis ditentukan oleh kedalaman zat cair yang diukur dari permukaan dan tidak tergantung pada luas penampang wadah zat cair tekanan hidrostatis tidak tergantung pada wadah atau bentuk penampangnya. Dengan demikian, jika suatu zat cair dituangkan ke dalam bejana berhubungan maka tinggi permukaan zat cair akan tekanan hidrostatis menyatakan bahwa tekanan hidrostatis pada sembarang titik yang terletak pada bidang mendatar di dalam zat cair yang sejenis dalam keadaan seimbang adalah sama. Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Hidrostatis Berdasarkan seluruh uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa besarnya tekanan hidrostatis bergantung pada 1. Massa Jenis Zat Cair ρ Semakin besar massa jenis zat cair, maka semakin besar pula tekanan hidrostatisnya. Jadi, jika terdapat 3 jenis zat cair, misalnya larutan garam, air, dan minyak, dimasukkan secara terpisah ke dalam tiga wadah identik. Ketika kita menunjuk titik dengan kedalaman yang sama pada masing-masing wadah tersebut, maka tekanan hidrostatis pada titik larutan garam akan lebih besar daripada air, dan tekanan hidrostatis air akan lebih besar daripada minyak. Perbedaan itu disebabkan oleh massa jenis larutan garam lebih besar daripada massa jenis air, dan massa jenis air lebih besar daripada massa jenis minyak. 2. Kedalaman Zat Cair h Semakin jauh suatu titik dalam zat cair dari permukaan, maka semakin besar tekanan hidrostatisnya. Dengan kata lain, tekanan hidrostatis semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kedalaman. Perhatikan gambar berikut ini! Jarak pancaran air pada titik paling bawah lebih jauh daripada titik di atasnya. Penyebabnya adalah titik tersebut mengalami tekanan hidrostatis paling besar daripada kedua titik lainnya. 3. Percepatan Gravitasi g Tekanan hidrostatis juga dipengaruhi oleh percepatan gravitasi. Besaran ini akan menghasilkan besaran berat jenis zat cair S ketika dikombinasikan dengan massa jenis zat cair, dengan persamaan S = ρ . g Keterangan S = berat jenis zat cair N/m3 ρ = massa jenis zat cair kg/m3 g = percepatan gravitasi m/s2 Faktor yang Tidak Mempengaruhi Tekanan Hidrostatis Tekanan hidrostatis tidak dipengaruhi oleh bentuk wadah. Dari uraian di atas, dijelaskan bahwa tekanan hidrostatis hanya bergantung kepada massa jenis, kedalaman, dan percepatan gravitasi. Perhatikan gambar di bawah ini! Meskipun bentuk wadahnya berbeda, namun tekanan hidrostatis ketiga titik tersebut besarnya sama. Simbol dan Satuan Tekanan Hidrostatis Dalam fisika, tekanan hidrostatis disimbolkan dengan ph, sedangkan satuannya dalam Sistem Satuan Internasional SI adalah N/m2 atau Pascal Pa. 1 N/m2 = 1 Pa Tekanan hidrostatis termasuk ke dalam besaran turunan, yakni diturunkan dari besaran pokok panjang, massa, dan waktu. Selain itu, tekanan hidrostatis juga termasuk ke dalam besaran skalar sehingga untuk menyatakannya cukup dengan nilai/angka saja, tidak mempunyai arah. Rumus Tekanan Hidrostatis dan Keterangannya Pada bagian ini, kita akan menurunkan rumus tekanan hidrostatis dari persamaan umum tekanan. Jika besarnya tekanan hidrostatis pada dasar tabung adalah p, menurut konsep tekanan, besarnya p dapat dihitung dari perbandingan antara gaya berat zat cair F dan luas permukaan bejana A. p = F/A....1 Gaya berat zat cair merupakan perkalian antara massa zat cair mh dengan percepatan gravitasi bumi g, dituliskan F = mh . g. Sehingga, rumus 1 di atas bisa dituliskan menjadi p = mh . g/A .....2 Oleh karena mh = ρ . V massa jenis kali volume, maka persamaan 2 di atas bisa dituliskan lebih lanjut menjadi p = ρ . V . g/A....3 Volume zat cair di dalam bejana merupakan hasil perkalian antara luas permukaan bejana A dan kedalaman zat cair dalam bejana h atau V = A . h, sehingga rumus 3 di atas bisa dituliskan menjadi p = ρ . Ah . g/A = ρ . h . g.....4 Jika tekanan hidrostatis dilambangkan dengan ph, maka rumus tekanan hidrostatis adalah ph = ρ . g . h Keterangan ph = tekanan hidrostatis Pa ρ = massa jenis zat cair kg/m3 g = percepatan gravitasi m/s2 h = kedalaman titik m Jika tekanan udara luar tekanan atmosfer diperhitungkan p0, maka tekanan hidrostatis pada suatu titik di dalam zat cair pada kedalaman h dari permukaan zat cair dirumuskan ph = p0 + ρ . g . h Keterangan p0 = tekanan udara luar/atmosfer Pa Sementara itu, gaya hidrostatis F dirumuskanF = ρ . g . h . AKeteranganF = Gaya hidrostatis NA = Luas alas bidang m2 Cara Menghitung/Mencari Tekanan Hidrostatis Tekanan hidrostatis dihitung menggunakan rumus ph = ρ . g . h Langkah-langkah menghitung tekanan hidrostatis, antara lain sebagai berikut Tentukan terlebih dahulu nilai massa jenis zat cair ρ. Tentukan juga nilai dari percepatan gravitasi g. Ukur berapa kedalaman titik dari permukaan zat cair h. Perkalikan semua besaran di atas untuk mendapatkan nilai tekanan hidrostatis ph. Contoh Tekanan Hidrostatis dalam Kehidupan Sehari-hari Contoh tekanan hidrostatis dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut Tekanan saat menyelam, semakin dalam menyelam maka tekanan hidrostatis semakin besar. Dasar bendungan semakin ke bawah semakin tebal untuk menahan tekanan hidrostatis yang semakin ke bawah juga semakin besar. Pemasangan infus, semakin tinggi posisi botol infus maka semakin besar tekanannya membuat cairan infus dapat masuk ke aliran darah. Lubang pembuangan bak air diletakkan dekat bagian dasar agar air bisa keluar dengan deras. Contoh Soal Tekanan Hidrostatis Berikut ini adalah beberapa contoh soal tentang tekanan hidrostatis dan jawabannya. Contoh soal ini bisa digunakan oleh SMP kelas 8 dan SMA kelas 11 1. Penyelam mengalami tekanan hidrostatis terbesar ketika berada di titik? Jawab Penyelam mengalami tekanan hidrostatis terbesar ketika berada di titik terendah sebuah sungai, atau laut, atau kolam. 2. Tekanan hidrostatis ikan pada gambar tersebut adalah...Jika massa jenis air = 1 gr/cm3 dan percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2. Jawab Diketahui ρ = 1 gr/cm3 = kg/m3 g = 10 m/s2 h = 100 cm - 15 cm = 85 cm = 0,85 m Ditanyakan ph .....? Penyelesaian ph = ρ . g . h = . 10 . 0,85 = Pa Jadi, tekanan hidrostatis yang dialami ikan adalah Pa. 3. Tekanan hidrostatik suatu zat cair pada kedalaman 50 cm adalah 300 Pa. Besar tekanan hidrostatis zat cair tersebut pada kedalaman 1,5 meter adalah? Jawab Diketahui h1 = 50 cm = 0,5 m ph1 = 300 Pa h2 = 1,5 m Ditanyakan ph2 .....? Soal ini menggunakan zat cair yang sama, jadi ρ1 = ρ2 ph1/ = ph2/ ph1/h1 = ph2/h2 ph2 = ph1 . h2/h1 = 300 . 1,5/0,5 = 300 . 3 = 900 Pa Jadi, tekanan hidrostatis pada kedalaman 1,5 meter adalah 900 Pa. 4. Tekanan hidrostatis yang diterima benda yang berada di dalam air sedalam 350 cm jika massa jenis air kg/m3 dan besar gravitasi 10 N/kg adalah? Jawab Diketahui h = 350 cm = 3,5 m ρ = kg/m3 g = 10 N/kg Ditanyakan ph .....? Penyelesaian ph = ρ . g . h = . 10 . 3,5 = Pa, atau = 35 kPa Jadi, besar tekanan hidrostatis pada benda tersebut adalah 35 kPa. 5. Tekanan hidrostatis pada dasar bejana dapat diperkecil dengan cara.... A. Menambah tinggi zat cairB. Memperbesar massa jenis zat cairC. Memperbesar luas dasar bejana, tetapi volume zat cair tetapD. Memperkecil luas dasar bejana, tetapi volume zat cair tetapE. Memperbesar luas alas bejana dan volumenya Jawab C. Memperbesar luas dasar bejana, tetapi volume zat cair tetap. Alasannya adalah ketika luas dasar bejana diperbesar dan volume zat cair tetap, maka tinggi permukaan air bejana akan turun. Sehingga, kedalaman dasar bejana akan berkurang saat diukur dari permukaan zat cair. Akibatnya, tekanan hidrostatis pada dasar bejana jadi mengecil. 6. Tekanan hidrostatis akan semakin berkurang apabila berat jenis zat cair? Jawab Berkurang. Alasannya adalah tekanan hidrostatis ph berbanding lurus dengan besarnya berat jenis S zat cair, yang dirumuskan S = ρ . g, di mana ρ adalah massa jenis zat cair dan g adalah percepatan gravitasi. 7. Tekanan hidrostatis yang dialami ikan sebesar...g = 10 m/s2 Jawab Diketahui ρ = 1000 kg/m3 g = 10 m/s2 h = 50 cm - 40 cm = 10 cm = 0,1 m Ditanyakan ph.......? Penyelesaian ph = ρ . g . h = . 10 . 0,1 = Pa Jadi, tekanan hidrostatis yang dialami ikan adalah Pa. 8. Sebuah bak mandi berbentuk persegi panjang memiliki panjang 2 m, lebar 1 m, dan tinggi 0,5 m. Bak air tersebut berisi 50 liter air ρ = kg/m3. Jika g = 10 m/s2, tentukana. Tekanan hidrostatis pada dasar Besar gaya hidrostatis pada dasar bak tersebut. Jawab Diketahui p = 2 m l = 1 m t = 0,5 m V = 50 liter = 0,05 m3 ρ = kg/m3 g = 10 m/s2 Ditanyakan a. ph di dasar bak b. F di dasar bak Penyelesaian a. ph di dasar bak A = p . l = 2 . 1 = 2 m2 h = V/A = 0,05/2 = 0,025 m ph = ρ . g . h = . 10 . 0,025 = 250 Pa Jadi, tekanan hidrostatis di dasar bak adalah 250 Pa. b. F di dasar bak F = ρ . g . h . A = ρ . g . h . A = . 10 . 0,025 . 2 = 500 NJadi, gaya hidrostatis di dasar bak adalah 500 N Kesimpulan Jadi, tekanan hidrostatis ph adalah tekanan dalam zat cair diam yang disebabkan oleh zat cair itu sendiri karena pengaruh kedalaman. Gimana adik-adik, udah paham kan materi Tekanan Hidrostatis di atas? Jangan lupa lagi yah. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat. Referensi Pauliza, Osa. 2008. Fisika Kelompok Teknologi dan Kesehatan untuk SMK Kelas XI. Bandung Grafindo Media Pratama. Saripudin, Aip dkk. 2007. Praktis Belajar Fisika untuk Kelas XI SMA/MA Program IPA. Jakarta Visindo Media Persada. - Tekanan sangat berhubungan dengan gaya dan luas permukaan benda. Gaya adalah tarikan atau dorongan, gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda. Dalam buku Chemistry Understanding Substance and Matter 2015 karya Russell Kuhtz, pengertian tekanan zat adalah satuan fisika untuk menyatakan gaya per satuan luas. Gaya yang dimaksud merupakan gaya tegak lurus dengan permukaan suatu seseorang mendorong uang logam di atas sebuah plastisin, maka seseorang harus memberikan gaya pada uang logam tersebut. Besarnya tekanan uang logam pada plastisin tergantung seberapa besar gaya yang diberikan dan luas bidang tekanan uang logam. Konsep tekanan sama dengan penyebaran gaya pada luas suatu permukaan gaya yang diberikan pada suatu benda semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan juga bertambah besar. Antara gaya dengan tekanan berbanding lurus. Baca juga Gaya pada Gerak Pengertian dan Pengaruhnya Sebaliknya, semakin luas permukaan benda, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin kecil abatara luas permukaan dengan tekanan memiliki perbandingan terbalik. Jenis Tekanan Zat Tekanan zat memiliki dua jenis, yaitu Tekanan zat cair Tekanan zat cari juga disebut tekanan hidrostatis adalah tekanan yang terjadi di bawah air. Hal utama yang memengaruhi tekanan hidrostatis adalah kedalaman, massa jenis zat cair , dan gaya gravitasi pada tempat tersebut. Semakin dalam zat cair, semakin besar tekana yang dihasilkan. Semakin besar massa jenis zat cair, semakin besar pula tekanan yang dihasilkan.

tekanan yang paling besar terjadi pada titik