Pertanyaan Larutan yang isotonik dengan larutan NaCl 0,3 M adalah .
K3 PO 4 0,01 M; NaCl 0,01 M . Berikut ini larutan yang diharapkan mempunyai titik didih paling tinggi adalah . CO(NH 2) 2 0,6 M d. Ba(NO 3) 2 0,3 M; NaCl 0,4 M e. K 2 SO 4 0,2 M; C 6 H 12 O 6 0,8 M . Tekanan uap air jenuh pada suhu 29 °C adalah 30 mmHg. Pada suhu yang sama, tekanan uap jenuh larutan 30 gram urea (Mr = 60) dalam 81 gram air
Dalam100 gram larutan glukosa 12% terdapat: m 1.000 46 1.000 m= Mr × = 46 × 54 = 18,52 molal p 12 glukosa 12% = 100 × 100 g = 12 gram Jadi, molalitas larutan C2H5OH sebesar 18,52 m. air (pelarut) = 100 - 12 = 88 gram 12 g B. Uraian Jumlah mol glukosa = = 0,067 mol 180 g mol−1 1.
Fast Money. August 4, 2015 Kimia, SIFAT KOLIGATIF A. Tekanan Osmotik Salah satu sifat koligatif larutan elektrolit adalah tekanan osmotik. Tekanan osmotic atau tekanan osmosis phi adalah tekanan hidrostatis yang terbentuk pada larutan untuk menghentikan proses osmosis pelarut ke dalam larutan melalui selaput semi-permeabel. Osmosis sendiri merupakan peristiwa difusi atau perpindahan pelarut dari suatu larutan lebih encer atau pelarut murni ke larutan yang lebih pekat melalui selaput semi-permeabel. Salah satu contohnya adalah masuknya air tanah ke tanaman melalui sel akar. Nilai tekanan osmotik suatu larutan dapat dihitung menggunakan persamaan Van/t Hoff, yang identik dengan Hukum Gas Ideal berikut phi V = nRT phi = n/V RT atau phi = M R T Dengan phi tekanan osmotic atm atau Pa V volume larutan L n mol zat terlarut mol T Suhu Kelvin R 0,082 L atm/mol K atau 8,3145 m3 Pa/mol K Baca juga Diagram Fasa Pelarut dan Larutan Materi Sifat Koligatif Larutan B. Hipotonik, Isotonik, dan Hipertonik Klik gambar untuk memperjelas Hipotonik, Isotonik, dan Hipertonik adalah istilah yang digunakan untuk membandingkan tekanan osmotic dari cairan terhadap plasma darah yang dipisahkan oleh membrane sel. Hal ini dapat dipahami dengan menyimak apa yang terjadi jika sel darah merah diletakkan dalam medium berbeda-beda, yaitu air, larutan NaCl 0,9%, dan larutan NaCl 5,0%. Gambar berikut akan membantu memahami perbedaan antara hipotonik, isotonic, dan hipertonik. 1. Hipotonik Jika phi cairan phi plasma darah, maka cairan bersifat hipertonik terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran air dari dalam ke luar plasma. Akibatnya, sel darah merah akan mengerut karena kehilangan air. Keterangan Kata “phi” digunakan untuk mewakili tekanan osmotik larutan, karena simbol phi yang biasa dipakai tidak terbaca dalam mode html. Jika ada yang tahu, saya mohon konfirmasi di BUKU TAMU saya. TERIMA KASIH.
PembahasanIsotonis adalah dua larutan berbeda yang mempunyai tekanan osmosis sama. Berdasarkan data pada soal, tekanan osmosis NaCl 0,1 M dapat ditentukan sebagai berikut. Tekanan osmosis kelima larutan dapat ditentukan sebagai berikut. A. B. C. D. E. Sehingga, larutan yang isotonis dengan NaCl 0,1 M adalah urea 0,2 M. Jadi, jawaban yang benar adalah adalah dua larutan berbeda yang mempunyai tekanan osmosis sama. Berdasarkan data pada soal, tekanan osmosis NaCl 0,1 M dapat ditentukan sebagai berikut. Tekanan osmosis kelima larutan dapat ditentukan sebagai berikut. A. B. C. D. E. Sehingga, larutan yang isotonis dengan NaCl 0,1 M adalah urea 0,2 M. Jadi, jawaban yang benar adalah C.
Delfianti PratiwiRockstar Teacher •GURU SMA
larutan yang isotonik dengan larutan nacl 0 3 m adalah